Banyak kisah penuh kenangan saat aku ikut Capos(Calon Postulan) di FIC. Kami menjalani proses capos selama 1 bulan di SMP PL di Jalan Timoho 2. Kami harus mengikuti proses ini sebelum kami masuk sebagai Postulan.
Awal mulanya kami ada 7 orang yang ikut capos. Tapi 2 di antara kami pulang ke Sumatra, yaitu Agung dan Juni. Sekarang kami hanya berlima, yaitu Hiro (Ichihiro), Cancio (Kensiotama), Welly (Wei Lee), Adrianus (Rianosuke), dan Michael (Tomtom).
Selama proses capos, kami belajar ibadah pake Brevir, mengenal Kongregasi, 7 habit, dan lain-lain, termasuk memasak bersama Suster Edel, CB.
Pertama mengenal Brevir itu, aduh rumiiittt...!!! Maklumlah masih pertama belajar. Terus perasaan di sana itu campur aduk. Ada rasa kangen-kangen gimana githu ^_^ cie...
Kami tidak boleh bawa hape, trus gimana coba? Udah githu gak boleh bawa uang :( tapi inilah proses untuk merasakan kaul kemiskinan. Iya, jalani ajah...!!!
Selain itu kami juga mendapat pengalaman menarik, yaitu mewawancarai pedagang-pedagang di sekitar SMP PL Timoho, dan juga mencari pekerjaan dengan berjalan kaki jauuuhhh. Lumayan lah, itung-itung latihan cari kerja.
Selanjutnya dalam Kaderisasi Dasar (Kadas) kami harus berjalan kaki dari SMP PL Timoho sampai Postulat FIC Muntilan. Kira-kira 30 kiloan. Kami berangkat dari malam jam 21.00 WIB hingga tiba di Postulat jam 12.00 WIB. Sesudah itu kami disirami air kembang.
Besoknya barulah terasa sakitnya kaki gempor, lecet-lecet, jalan pun jadi miring-miring, hahaha...!!! :D
Begitulah. Semua ini asyik dan penuh tantangan yang menarik.
